Untuk mencegah vendor komputer nakal mematok kecepatan tinggi (overclocking) pada chip murah lalu menjualnya kembali sebagai model high-end dengan harga mahal, AMD mulai mengunci multiplier prosesornya.

Kunci ini diterapkan secara fisik di pabrik menggunakan teknologi tembakan laser untuk memotong jalur koneksi tembaga berukuran sangat kecil di permukaan chip yang dikenal sebagai jembatan L1 (L1 bridges).

Tak butuh waktu lama bagi para overclocker untuk menemukan celah dari metode penguncian tersebut: