NADIKABAR.COM — Night race (balapan malam hari) Formula 1 tetap aman bagi para pembalap dan bisa dinikmati fans dengan nyaman di tribun dan di rumah. Teknologi pemasangan lampu sorot jadi kunci.
Beberapa balapan F1 digelar pada malam hari, paling banyak untuk race-race di Asia. Salah satunya yakni F1 GP Singapura yang berlangsung di Marina Bay Street Circuit, Minggu 11 Oktober 2026 kemarin.
Ada beberapa tantangan dalam penyelenggaraan race malam hari F1. Satu yang paling krusial yakni menghadirkan pencahayaan yang tepat bagi para pembalap dan penggemar, baik yang hadir langsung di sirkuit hingga penonton di rumah.
Pembahasan terkait penerangan dalam night race F1 dibahas dalam diskusi 'Lighting Every Dimension of F1' jelang race F1 GP Singapura 2026. Diskusi ini menghadirkan wakil-wakil dari Signify (penyedia penerangan untuk night race F1) dan DZ Engineering (spesialis penerangan dan infrastruktur keselamatan F1).
Signify dan DZ Engineering bekerja sama dalam penerangan race malam hari F1 GP Singapore 2026. Lebih dari 1.600 lampu sorot LED Philips ArenaVision gen3.5 dipasang sepanjang sirkuit dengan rangka setinggi 10 meter dan pemakaian lebih dari 220 km kabel. Pemasangan rangka dan lampu sorot LED ditempatkan secara strategis demi memastikan lintasan menerima cahaya terang, nyaman, dan seragam. Arah dan sudut lampu juga disesuaikan guna menghilangkan bayangan atau silau yang dapat mempengaruhi visibilitas pembalap.