Biasanya orang akan memilih nama pengguna yang unik, terasa tepat, dan dapat mewakili masing-masing orang. Bahkan, pada beberapa kasus, digunakan untuk menciptakan persona daring yang terpisah dari identitas di dunia nyata.

"Kita harus menciptakan satu kata unik untuk diri kita sendiri. Ini memaksa kita untuk berpikir tentang bagaimana kita menampilkan identitas kita," kata Gerry Leonidas, seorang profesor tipografi di Universitas Reading di Inggris, mengungkapkan kepada BBC.

Sekelompok peneliti bahasa yang mempelajari budaya online menemukan dalam penelitian mereka bahwa saat nama pengguna sudah dibuat, menggantinya hampir sama dengan mengganti nama asli bahkan penampilan di dunia nyata. Sekuat itulah keterkaitan seseorang dengan nama penggunanya.

Simbol @ memang hanya satu karakter kecil di kibor, tapi di baliknya tersimpan perjalanan panjang ribuan tahun. Jadi, kamu mau menyampaikan apa melalui nama pengguna di dunia maya?

Penulis adalah peserta MagangHub Kemnaker di NadiKabar.com.