Politisi Partai Gerindra ini lantas mengimbau para pengusaha yang ingin menghadirkan inovasi teknologi di Indonesia agar tetap memperhatikan keberlangsungan tenaga kerja. Dia menegaskan teknologi semestinya menjadi instrumen untuk meningkatkan produktivitas.
"Nah, di sini harus ada kesadaran dari kita semua, terutama dari para pengusaha, teman-teman saya pengusaha yang mau untuk membawa teknologi-teknologi baru, mari kita memastikan bahwa teknologi yang kita hadirkan itu untuk meningkatkan produktivitas, bukan untuk menghilangkan lapangan pekerjaan," tegasnya.
Sara juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor atau heksaheliks dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi. Menurutnya, upaya tersebut tak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah maupun sektor swasta, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
"Nah, ini banyak yang artinya apa? Kita harus berkolaborasi, harus bekerja sama, tidak bisa pemerintah sendiri, tidak bisa private sector sendiri. Ini semuanya dari lintas sektor, bahkan bisa dikatakan heksaheliks, itu harus bekerja sama," tuturnya.
"Dan di sini Rembuk Pemuda, sekali lagi, kita semua dari latar belakang yang berbeda-beda, ini bukan hanya satu warna, ini berbagai warna, yang di mana mau menyatakan, 'Ayo, kita bukan berdebat kusir, tapi kita berdiskusi untuk menghadirkan solusi bersama'," imbuh Sara.