"Sebagai keluarga, tentu saya hadir untuk memberikan dukungan kepada Sara namun, setelah menyaksikan gagasan yang dibawanya, saya melihat karya ini memiliki makna yang lebih luas. Pertunjukan ini mengingatkan kita bahwa dukungan keluarga penting, baik bagi mereka yang berani menyuarakan persoalan maupun bagi korban yang sedang berusaha memulihkan kehidupannya," ujarnya.
Pertunjukan 'Kalau Bukan Aku' juga mendapat perhatian dari berbagai kalangan yang hadir dalam pementasan tersebut. Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia Maman Abdurrahman, Menteri Pariwisata Republik Indonesia Widiyanti Putri Wardhana, serta Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Veronica Tan turut hadir bersama sejumlah tokoh lainnya.
Dukungan terhadap pertunjukan ini juga datang dari keluarga Sigar, yakni keluarga dan keturunan Philip Frederik Laurens Sigar, yang hadir memberikan apresiasi terhadap keberanian Rahayu Saraswati mengangkat persoalan perdagangan orang melalui seni pertunjukan.
Kehadiran keluarga dan orang-orang terdekat tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan Rahayu membawakan karyanya yang mengangkat isu berat dan emosional.