Sara mengatakan kesempatan terlibat dalam gelaran MonoPlay Festival 2026 itu turut mendorongnya menulis naskah. Dalam menulis naskah monolog tersebut, Sara mengaku menuangkan apa yang ada di dalam benaknya sebagai aktivis anti-perdagangan orang sejak tahun 2009.
Pementasan monolog "Kalau Bukan Aku", kata Sara, menyuarakan suara terutama keluarga korban perdagangan orang yang hampir jarang terdengar. Pengalamannya sebagai aktivis anti-perdagangan orang membuat Sara melihat masih banyak suara keluarga korban yang belum mendapat ruang.
“Saya menjadi aktivis anti-perdagangan orang, mengetahui bahwa banyak suara mereka tuh enggak didengar, tahunya itu hanya dari berita yang istilahnya itu udah disaring dan itu memang hanya soal kasusnya, tetapi bagaimana suara dari mereka yang ditinggalkan, mereka yang harus tinggal dengan luka dan trauma, di mana kadang-kadang keluarga korban malah dianggap aib,” ujar Sara.