NADIKABAR.COM β Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni mengatakan partainya masih mengkaji wacana pemisahan pelaksanaan Pileg dan Pilpres.
βSaya belum terlalu mengkaji itu ya. Jadi mungkin sekarang tim kami bekerja terus,β kata Raja Juli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.
Menurut dia, pembahasan mengenai Undang-Undang Pemilu perlu dikaji secara menyeluruh, termasuk melalui diskusi publik yang dapat menjadi ruang bagi PSI untuk merespons berbagai usulan perubahan aturan pemilu.
Wacana pemisahan Pileg dan Pilpres menjadi salah satu isu yang muncul dalam pembahasan perubahan sistem pemilu menjelang Pemilu 2029. Raja Juli mengatakan PSI belum mengambil sikap terhadap wacana tersebut.
Raja Juli juga menanggapi rencana perubahan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold. Ia mengatakan PSI siap mengikuti keputusan yang nantinya dihasilkan parlemen.
βYa kami pada dasarnya kita tidak ada di parlemen, tidak ada di DPR ya. Apa pun yang diputuskan oleh parlemen, PSI insyaallah siap ya,β ujarnya.
Raja Juli mengatakan PSI telah memiliki pengalaman mengikuti dua kali pemilu dan kini dipimpin Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum. Ia juga menyebut Presiden ke-7 Joko Widodo memberikan dukungan kepada PSI.
βApalagi insyaallah dengan pengalaman dua kali pemilu, sekarang ada Mas Kaesang sebagai Ketua Umum, dan kemudian Pak Jokowi insyaallah juga full meng-endorse PSI, insyaallah kami tidak ada masalah,β katanya.
Terkait ambang batas parlemen, Raja Juli mengatakan PSI lebih memperhatikan formulasi yang dapat menjaga keterwakilan suara pemilih di DPR. Ia merujuk pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menurutnya meminta adanya formulasi yang lebih tepat.
βYang jadi persoalan adalah keputusan MK ya, yang terang-terang mengatakan bahwa perlu ada formulasi yang lebih tepat agar suara rakyat itu tidak mubazir, suara rakyat tidak sia-sia,β kata Raja Juli.
Ia mencontohkan penerapan ambang batas parlemen empat persen yang menurutnya menyebabkan sekitar 16 juta suara tidak memiliki representasi di DPR. Raja Juli mempertanyakan potensi jumlah suara yang tidak terwakili apabila ambang batas tersebut menjadi lima persen.
βKan sudah ada tuh angkanya ya, sekitar 16 juta suara yang kemudian tidak ada representasinya di DPR dengan threshold empat persen. Kalau lima persen kira-kira berapa?β ujarnya.
Raja Juli mengatakan PSI tetap siap menghadapi Pemilu 2029 dengan aturan yang nantinya ditetapkan, sembari menilai formulasi aturan pemilu perlu memperhatikan aspek keterwakilan dan demokrasi.