"Sebuah kapal kontainer yang mencoba melintasi Selat Hormuz melalui jalur pelayaran yang tidak sah dan berbahaya, menabrak ranjau yang kemudian meledak," kata Angkatan Laut IRGC dalam pernyataannya, seperti dilaporkan media pemerintah Iran, IRIB.

Foto-foto yang dirilis oleh IRGC memperlihatkan kepulan asap hitam membubung dari sebuah kapal, dengan puluhan kontainer yang jatuh ke lautan tampak mengapung di permukaan air. IRGC menyebut kapal itu membawa lebih dari 2.500 kontainer, yang muatannya tidak diketahui secara jelas.

Angkatan Laut IRGC mengimbau kapal-kapal lokal dan para nelayan untuk sangat berhati-hati saat melintasi perairan tersebut, sembari memperingatkan bahwa kontainer-kontainer dari kapal yang tenggelam itu kini mengapung di permukaan laut.

Pernyataan IRGC itu tidak menyebutkan identitas kapal, bendera negara asal kapal, maupun operator kapal. Tidak diketahui secara jelas nasib awak kapal tersebut.

Teheran bersikeras mengklaim kendali atas Selat Hormuz, yang dilintasi seperlima dari total pasokan energi global sebelum perang pecah. Iran kerap menargetkan kapal-kapal yang dituduh melintas tanpa izin, sedangkan AS menerapkan blokade sendiri terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.