Rano mengatakan PDI Perjuangan memberikan penghormatan melalui protokol partai. Jajaran PDIP dari DPP hingga anak ranting diminta mengibarkan bendera partai setengah tiang selama tujuh hari.
"Biarlah bendera itu turun setengah tiang sebagai tanda duka, namun cita-citanya tetap tegak. Kecintaannya kepada rakyat harus tetap hidup dan kecintaan kepada Indonesia harus terus menyala," jelasnya.
Di akhir sambutannya, Rano menyampaikan salam perpisahan kepada Guruh. Ia menggambarkan kepergian Guruh seperti berakhirnya sebuah pertunjukan di atas panggung.
"Mas Guruh, hari ini panggung dunia benar-benar menutup tirai untuk Mas. Tidak ada lagi lampu yang harus dinyalakan, tidak ada lagi panggung yang harus dipersiapkan, tidak ada lagi nada yang harus disusun," ucap Rano.
"Tapi percayalah, tepuk tangan untuk perjalanan hidup Mas tidak akan berhenti hari ini," lanjutnya.