Zhang juga menyebut PKC akan meningkatkan efektivitas terpadu upaya agar pejabat tidak berani, tidak dapat, dan tidak ingin melakukan korupsi.

Wakil Kepala Departemen Organisasi Komite Sentral Huang Jianfa dalam konferensi pers yang sama mengatakan pemberian hukuman berat terhadap kader yang melakukan korupsi juga merupakan dorongan dan perlindungan bagi kader yang baik.

"Meski dalam kenyataannya, terdapat sejumlah anggota partai yang tidak bertindak atau lambat mengambil tindakan karena sejumlah sebab, sebagian tidak mau bertindak karena kehilangan semangat, sebagian tidak berani bertindak karena takut menghadapi masalah, sebagian lainnya tidak mampu bertindak dengan baik karena kekurangan kemampuan. Masalah-masalah tersebut harus mendapat perhatian besar dan diselesaikan secara nyata," kata Huang.

Rapat besar itu, menurut Huang, pun memutuskan cara agar dapat secara konsisten memperbaiki gaya kerja dan menegakkan disiplin kader partai serta mendorong secara terpadu upaya agar pejabat tidak berani, tidak dapat, dan tidak ingin melakukan korupsi.

Agenda utama rapat dengan nama resmi "Sidang pleno ke-5 Komite Sentral ke-20 PKC" tersebut soal disiplin internal dan memerangi korupsi terhadap kader partai.

Namun, hasil rapat juga menjadi landasan bagi perubahan kepemimpinan badan-badan PKC yang akan diumumkan pada tahun depan.

Sidang tersebut juga mengesahkan Jenderal Zhang Shengmin, yang saat ini menjabat sebagai wakil ketua Komisi Militer Pusat (Central Military Commission/CMC) untuk duduk di Politbiro.