Eliza menyebut tema ini diambil dengan harapan dapat mengetuk hati semua orang bahwa insan dengan down syndrome layak untuk mendapatkan penghargaan yang sama seperti manusia pada umumnya.
Ia menjelaskan kegiatan ini diikuti oleh sekitar 500 keluarga dengan anak down syndrome yang telah terdaftar. Selain itu, ada 250 relawan lintas elemen yang umumnya didominasi oleh kalangan pemuda.
"Kita sengaja mengajak volunteer yang kebanyakan dari anak-anak muda, tujuannya agar mereka punya pengalaman berinteraksi sama anak down syndrome, sehingga bisa tumbuh empati mereka, bisa tumbuh juga rasa kasih sayang. Itu yang kami harapkan," ujar Eliza.