NADIKABAR.COM — negara di kawasan ASEAN diperkirakan membutuhkan total investasi sekitar US$400 miliar atau Rp7.252 triliun (kurs Rp18.130 per dolar AS) per tahun untuk mencapai target transisi energi.
Head of Energy Modelling and Policy Planning ASEAN Centre for Energy (ACE) Zulfikar Yurnaidi mengungkapkan angka fantastis tersebut merujuk pada studi ASEAN Energy Outlook ke-9.
"Nilai investasi yang dibutuhkan juga akan semakin tinggi. Kita memperkirakan sekitar US$400 miliar per tahun dibutuhkan regional ASEAN untuk bisa mencapai target-target mereka," ujar Zulfikar dalam acara Economic with Rully Kurniawan yang disiarkan YouTube NadiKabar.com, Kamis (29/10).
Selain itu, studi tersebut mengestimasi kebutuhan energi primer di negara-negara ASEAN akan melonjak hingga empat kali lipat atau 400 persen terhitung dari tahun ini hingga 2060.