NADIKABAR.COM — Tingkat kekhawatiran terhadap potensi bahaya kecerdasan buatan (AI) yang lepas kendali kian meningkat di kalangan akademisi dan ilmuwan global.
Lebih dari 400 peneliti dari berbagai belahan dunia kompak menyuarakan pendapatnya dalam sebuah surat terbuka yang menyerukan penguatan sistem proteksi dan keselamatan (safeguards) dalam pengujian AI, menyusul maraknya gelombang serangan siber yang dipicu oleh rogue AI (AI liar) terhadap perusahaan pihak ketiga.
Dalam surat terbuka tersebut, para ilmuwan mendesak para pengembang dan perusahaan teknologi utama untuk mengambil langkah konkret guna mencegah model AI yang sedang diuji coba melakukan tindakan merugikan di luar kendali pengembangnya.