"Keberlanjutan ekonomi bukanlah birokrasi. Pengendalian keuangan bukanlah sekadar keinginan sesaat. Dan berpendapat bahwa klub-klub pada dasarnya harus bersaing dengan sumber daya yang mampu mereka hasilkan juga bukan berarti menentang klub tertentu. Ini soal mempertahankan sebuah model," tulis Javier Tebas di akun X-nya.

"Sebuah model di mana kesuksesan olahraga tidak bergantung pada siapa yang memiliki dukungan finansial paling kuat di belakangnya, melainkan pada siapa yang mengelola dengan lebih baik, menghasilkan lebih banyak sumber daya, membangun tim yang lebih baik, dan mematuhi aturan yang sama seperti yang lain."

"Mempertahankan posisi ini telah membuat saya menerima banyak kritik dan tidak sedikit masalah. Namun, saya tetap berpikiran sama persis seperti yang saya sampaikan di Manchester pada tahun 2017. Ada prinsip-prinsip yang layak diperjuangkan, meskipun harus dibayar dengan harga tertentu. Dan prinsip ini, bagi saya, adalah salah satunya."

"Kini, hampir sembilan tahun setelah pernyataan tersebut di Soccerex, sebuah komisi independen Liga Premier telah memutuskan bahwa 114 dari 115 pelanggaran keuangan yang dituduhkan kepada Manchester City terbukti, menurut laporan yang dipublikasikan."