"Kita mendukung program pemerintah juga. Untuk daerah-daerah kepulauan, wisatawan bisa mencarter pesawat kita untuk melihat pemandangan pulau-pulau, seperti di Danau Toba, Bali, Labuan Bajo, Raja Empat, Maratua. Bisa untuk viewing, pemetaan, ataupun joy flight," jelasnya.
Selain daerah tadi, wilayah Bandung dan sejumlah kawasan di Jawa Barat dan Banten juga menjadi area yang dinilai berpotensi untuk menikmati pengalaman wisata udara menggunakan pesawat ringan. Mereka bisa terbang ke daerah manapun yang memiliki landasan pesawat.
Layanan ini menyasar pencinta aviasi maupun masyarakat yang ingin merasakan pengalaman terbang tanpa harus melakukan perjalanan menggunakan pesawat komersial berjadwal.
Kapasitas Tiga Penumpang, Tarif yang fleksibel
Manajer Operasi Red Dot Aviasi Indonesia, Capr. Erwin Wahyuono menjelaskan bahwa Cessna 172 yang ditawarkan memiliki kapasitas tiga penumpang dan satu pilot.
"Dengan kapasitas tiga penumpang dan satu pilot, kita bisa melayani penerbangan ke daerah-daerah yang memang tidak ada penerbangan berjadwal di situ," kata Erwin.
Ia menyebutkan pesawat tersebut memiliki kemampuan terbang hingga sekitar lima jam, bergantung pada kondisi dan kebutuhan operasional penerbangan.
Untuk tarif, Red Dot Aviasi Indonesia menawarkan harga yang sangat fleksibel dan terjangkau. Besaran biaya bergantung pada kebutuhan penerbangan yang diajukan pelanggan.