βMudah-mudahan pemerintah, Kemenpora dalam hal ini, lebih bisa mendukung, supaya ada perpanjangan pelatnas,β ujarnya.
Menurut dia, kesinambungan pembinaan penting untuk menjaga prestasi yang telah dicapai di Nagoya, terlebih Indonesia akan menghadapi ASEAN Para Games 2027 di Malaysia dan Paralimpiade Los Angeles 2028.
Reda juga mengharapkan keterlibatan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) guna membantu pembinaan atlet disabilitas apabila dukungan pemerintah masih terbatas.
Sementara itu, Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Senny Marbun mengapresiasi perjuangan para atlet yang berhasil melampaui target di tengah ketatnya persaingan Asian Para Games.
βKita dapat emas 15 dari target 7, sudah luar biasa,β kata Senny.
Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi modal bagi Indonesia untuk kembali bersaing memperebutkan gelar juara umum pada ASEAN Para Games 2027.