AI juga dapat menghasilkan teks, gambar, musik, kode, bahkan membantu menemukan pola-pola baru dalam penelitian, karena itu yang menjadi pertanyaan adalah "Apa yang tetap harus dilakukan manusia ketika AI semakin mampu melakukan banyak hal?.

"AI dapat menemukan pola, tetapi manusia harus menilai makna pola tersebut. AI dapat menghasilkan banyak pilihan, tapi manusia harus menentukan mana yang benar, adil dan bermartabat, AI dapat mempercepat keputusan, tapi manusia harus mempertanggungjawabkan konsekuensi dari keputusan itu," katanya.

Lebih lanjut Rektor menilai pelajaran yang relevan bagi kampus bukan terletak pada kecanggihan teknologi semata, melainkan pada kemampuan mengubah pengetahuan menjadi sesuatu yang dapat diterapkan.

"Saya melihat sesuatu yang mungkin selama ini hanya kita saksikan melalui layar televisi atau media sosial, bagaimana ilmu pengetahuan, teknologi, pendidikan tinggi, industri, dan kebijakan pembangunan dirangkai menjadi sebuah ekosistem yang terintegrasi," katanya.