Menurut Made, Harun sempat melontarkan pernyataan kepadanya, sebelum akhirnya pemukulan itu terjadi. "Tidak lama berselang, Harun Natonis memukul saya, sebanyak satu kali pada bagian dada," ujarnya.

Made telah melaporkan penganiayaan itu Polresta Kupang Kota. Dia berharap kasus itu ditangani sampai tuntas. "Sampai saat ini bagian dada saya masih nyeri, dan tadi kata dokter saya harus menjalani rapat inap di rumah sakit," ujar dia.

Terpisah, Kasatreskrim Polresta Kupang Kota, AKP Jumpatua Simanjorang, membenarkan adanya laporan penganiayaan tersebut. "Iya benar. Siang tadi korban membuat laporan polisi. Laporan penganiayaan," kata Jumpatua.

Ia menyebut, korban sudah menjalani visum et repertum (visum) di RS Bhayangkara. Selanjutnya, Made dan sejumlah saksi akan dimintai keterangan.