Ia pun menegaskan bahwa pengalaman membawa riset hingga tahap komersialisasi menjadi bekal guna memperkuat ekosistem inovasi Itera.

"Kami mendorong penelitian yang menjawab kebutuhan industri sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan Lampung, seperti singkong, nanas, dan tebu," kata dia.

Oleh sebab itu, ia pun mengajak para peneliti Itera tidak berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi juga menghasilkan teknologi yang dapat diterapkan dan dimanfaatkan masyarakat serta industri.

β€œItera memiliki peluang besar untuk mengambil peran strategis dalam transformasi kekayaan sumber daya alam menjadi produk bernilai tambah tinggi. Para peneliti harus terus meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi agar hasil riset benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian,” ujarnya.