NADIKABAR.COM — Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Prof Dr Ir Eduart Wolok, ST MT menjadi salah satu penerima Anugerah Mandaya Award 2026, dari Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar karena dinilai berhasil mengembangkan pemberdayaan masyarakat di Kawasan Teluk Tomini.

Rektor UNG mengatakan penghargaan tersebut diterima UNG karena dinilai sebagai Kampus Inspiratif Pemberdayaan Masyarakat, yang menunjukkan komitmen dalam mendorong pemberdayaan masyarakat dan pengembangan kawasan Teluk Tomini.

"Alhamdulillah komitmen kita mendapat pengakuan dari pemerintah pusat melalui penghargaan ini," kata Rektor UNG yang dihubungi dari Gorontalo, Selasa, usai menerima penghargaan itu di Jakarta.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan komitmen UNG, dalam menjadikan perguruan tinggi sebagai penggerak pemberdayaan masyarakat, khususnya di kawasan pesisir Teluk Tomini.

Dalam konteks tersebut, UNG berupaya mengambil peran sebagai penggerak yang menghubungkan kapasitas akademik dengan kebutuhan pembangunan masyarakat.

Komitmen tersebut sejalan dengan visi UNG sebagai The Engine of Tomini Bay, yang menempatkan pengembangan kawasan Teluk Tomini sebagai salah satu fokus strategis universitas.

Melalui visi ini, kata Eduart, UNG mendorong kontribusi civitas akademika agar potensi kawasan dapat dikembangkan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama komunitas pesisir.

Ia menyampaikan rasa syukur atas apresiasi yang diberikan pemerintah pusat.

Menurut Eduart, penghargaan ini bukan sekadar simbol pencapaian institusi, melainkan bentuk pengakuan terhadap upaya bersama seluruh ciivitas akademika UNG, dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pengembangan kawasan Teluk Tomini tidak dapat dilepaskan dari komitmen kolektif seluruh elemen universitas.

Pemberdayaan masyarakat pesisir perlu terus didorong agar potensi lokal dapat memberikan nilai tambah, membuka peluang pengembangan ekonomi, serta mendukung pembangunan daerah dan nasional.

Penghargaan menjadi motivasi bagi UNG untuk terus memperkuat kontribusi dalam pembangunan masyarakat.

"Dengan mengedepankan peran pendidikan tinggi, riset, inovasi dan kolaborasi, UNG berkomitmen menghadirkan manfaat yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di kawasan Teluk Tomini,” kata Eduart.

UNG terus berkomitmen mengambil bagian dalam pembangunan kawasan yang berkelanjutan dan inklusif.

Pengakuan melalui Mandaya Awards 2026, kata dia, menjadi pengingat bahwa keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kontribusi dalam mendorong perubahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.