Ia menjelaskan insiden itu terjadi pada Minggu (13/9/2026) saat rombongan nakes itu dalam perjalanan pulang dari lokasi terdampak gempa ke Ruteng. Setiba di wilayah sekitar Watu Alo, ada pengendara sepeda motor menyalib dan meliuk-liuk di depan mobil rombongan nakes tersebut. Sopir pun nyalib untuk menghindar sepeda motor tersebut.
Pengendara sepeda motor nyalib lagi dan pergi mendahului mobil relawan tersebut. Setiba di Sondeng, Kelurahan Karot, Kecamatan Langke Rembong, pengendara sepeda motor yang sudah menunggu, melempar mobil relawan dengan batu. Relawan dan sopir turun dari mobil untuk menanyakan alasan pelemparan.
"Lalu terjadi pemukulan terhadap korban, yang juga dilakukan oleh sekelompok orang yang diduga teman pemotor," ujar Benediktus.
Kedua korban sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Lapangan Bandara Frans Sales Lega, Ruteng. Korban telah membuat laporan ke Polres Manggarai.