Benediktus mengatakan relawan kesehatan itu kini dalam keadaan aman. Mereka melanjutkan pelayanan kesehatan di wilayah terdampak gempa Cibal.

"Para dokter dan relawan sudah dalam keadaan aman akan kembali melanjutkan pelayanan ke tempat lain sampai 17 September 2026," tandas Benediktus.

Sebelumnya Kasi Humas Polres Manggarai AKP Gusti Putu Saba Nugraha membenarkan adanya laporan penganiayaan terhadap relawan gempa oleh OTK. Korban mengalami memar akibat penganiayaan tersebut. Polisi sedang menyelidikinya. "Korban dua orang," kata Nugraha.