Andi mengatakan Gibran memiliki dokumen atau sertifikat setara A-Level atau Advanced Diploma dari MDIS yang diklaim setara dengan tamat SMA/kelas 3 SMA sehingga dapat melanjutkan ke jenjang S1. Dia kemudian mengungkit pernyataan Presiden ke-7 Jokowi yang menuding adanya penumpang gelap dalam polemik ijazah Gibran itu.

"Sedangkan ijazah tersebut, Mas Gibran ada, yaitu Advanced Diploma-nya ya, setingkat dengan A-Level atau tamat SMA sebelum Mas Gibran itu melanjutkan S1 Bradford University itu," kata Andi.

"Nah akhirnya kita bisa melihat siapa sih yang selama ini yang dikatakan cawe-cawe dalam ijazah Pak Jokowi. Pelan-pelan kan terlihat, kan Pak Jokowi mengatakan operasi politik, terus ada penumpang gelap di dalam kasus ijazah Mas Gibran. Ya sedikit demi sedikit terkuak, siapa sih di dalam dari semua itu ya," sambungnya.

Sebelumnya, catatan dua tahun pemerintahan itu disampaikan oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Hasto mengungkit putusan MK terhadap ijazah Gibran.