Trump Batalkan Rencana Live Streaming

Terbaru, Trump membatalkan rencana kontroversial live streaming eksekusi mati terhadap Nidal Hasan. Keputusan Trump menangguhkan rencana live streaming itu, seperti dilansir AFP, Jumat (16/10/2026), berarti membatalkan rencana Menhan AS Pete Hegseth.

Rencana untuk melakukan eksekusi mati secara publik, via live streaming itu, ditentang baik di dalam maupun di luar negeri. Para politisi dari Partai Demokrat maupun Partai Republik di AS, Gereja Katolik, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) semuanya menyatakan kemarahan mereka atas rencana tersebut.

Dalam pernyataan via media sosial Truth Social, Trump menyebut tujuan awal untuk menyiarkan langsung eksekusi mati Hasan adalah untuk memberikan 'efek jera yang kuat'. Namun demikian, Trump juga mengakui banyak orang keberatan dengan rencana AS tersebut.

"Dia (Hasan-red) akan tetap dieksekusi mati, sesuai jadwal, oleh regu tembak, tetapi peristiwa ini tidak akan disiarkan," tegas Trump dalam pernyataannya.

"Meski begitu, pihak keluarga inti korban diperbolehkan untuk menyaksikan langsung eksekusi mati tersebut, jika mereka menginginkannya. Mereka berhak untuk menyaksikan KEADILAN ditegakkan!" ujarnya.

Trump, dalam pernyataannya, mengisyaratkan dirinya secara pribadi tidak keberatan dengan rencana live streaming eksekusi mati itu.

"Menurut saya, menyiarkan langsung eksekusi mati tersebut agar dapat disaksikan oleh semua orang mungkin bisa menjadi efek jera yang kuat bagi dunia untuk menyaksikan bagaimana Amerika menangani para teroris dan sampah masyarakat seperti Hasan," kata Trump dalam pernyataannya.

"Namun, banyak orang baik dengan niat tulus yang memilih untuk tidak menyaksikan kematiannya, baik melalui streaming, atau melalui sarana visual lainnya," imbuhnya.

Pembatalan ini menjadi pukulan bagi Hegseth, yang saat ini tengah mendapat sorotan tajam terkait kebuntuan dalam perang melawan Iran dan dampak lanjutannya. Situasi itu turut membebani Partai Republik yang menaungi Trump menjelang pemilu sela AS pada awal November mendatang.