NADIKABAR.COM — Marc Márquez mulai mempertimbangkan pensiun dari MotoGP. Juara dunia asal Spanyol itu memperkirakan peluang dirinya gantung helm dalam tiga tahun ke depan mencapai 70 persen.

Dalam wawancara dengan kanal YouTube Autosport, Márquez mengaku belum bisa memastikan berapa lama lagi akan membalap. Ia mengatakan harus terus mengevaluasi kondisi dan masa depannya.

"Kalau harus memberikan angka, mungkin ada kemungkinan 70 persen saya pensiun dan 30 persen saya masih membalap. Namun, kita tidak pernah tahu karena pada akhirnya saya harus mengevaluasi berbagai hal setiap saat," ujar Márquez seperti dilansir Motosan.

Pebalap Ducati itu juga mengungkapkan bahwa cedera mengubah cara pandangnya terhadap karier. Ia teringat momen ketika kembali mengendarai motor setelah cedera pada 2020.

"Kita belajar dari masa-masa sulit, bukan dari kemenangan. Ketika menang, itu berarti kita melakukan berbagai hal dengan benar. Namun, pada hari itu saya belajar banyak. Itu adalah hari ketika saya mengambil keputusan. Tidak banyak orang di sekitar saya, tetapi pada akhirnya sayalah yang harus memutuskan. Setelah cedera, saya ingin kembali secepat mungkin dan terus berlatih. Keputusan itu mengubah saya," tuturnya.

Márquez menegaskan bahwa cedera tidak otomatis membuatnya ingin pensiun. Selama masih memiliki kesempatan untuk pulih dan kembali bersaing, ia akan berusaha melanjutkan karier.

"Jika ada cedera yang masih bisa dipulihkan sehingga saya dapat kembali berkompetisi dan mencoba lagi, saya tidak akan pensiun. Itulah filosofi saya," katanya.

Márquez masih terikat kontrak dengan Ducati hingga akhir 2028. Meski peluang pensiun dalam tiga tahun ke depan mencapai 70 persen menurut perkiraannya sendiri, ia belum mengumumkan keputusan resmi untuk mengakhiri karier.