NADIKABAR.COM β€” Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai reformasi pasar modal perlu menunjukkan progresnya secara konkret kepada para investor menyusul terjadinya penghentian sementara perdagangan saham atau trading halt Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini.

Sebagaimana diketahui, IHSG pada Jumat pagi melemah 469,86 poin atau 8,01 persen ke posisi 5.393,92 sehingga perdagangan saham dihentikan sementara.

β€œIni menjadi catatan bagi kita ke depan bahwa reformasi itu harus dijalankan dan progresnya itu harus kelihatan, terutama progresnya harus kelihatan bagi para investor dalam negeri maupun luar negeri,” kata Airlangga di Jakarta, Jumat.

Ia menerangkan sentimen negatif di bursa efek dipengaruhi oleh pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membuka kemungkinan penurunan klasifikasi pasar modal Indonesia dari yang sebelumnya Emerging Market menjadi Standalone Market.

Laporan MSCI itu diumumkan pada 15 Oktober 2026, lebih awal dari perkiraan sebelumnya.

β€œPengumuman MSCI itu merupakan suatu hal yang katakanlah lebih cepat daripada ekspektasi yang sebetulnya. Mereka menjanjikannya di bulan November, tapi ini di Oktober. Namun mereka memberikan target baru lagi untuk tahun depan. Di bulan April dan di bulan Juni,” ujarnya.