Sebelumnya, Subandi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SPPG Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, yang menunya diduga menjadi penyebab ratusan santri mengalami keracunan.
Ia mengungkap dari 170 SPPG yang berdiri di Kabupaten Sidoarjo, sebanyak 31 di antaranya disebut belum memiliki izin.
"Total berdiri BGN yang ada di Sidoarjo 170. Yang masih belum ada izin, 31. Tadi kita sampaikan kepada BGN Pusat, jadi betul-betul ada pengawasan yang ekstra. Jangan sampai terjadi hal-hal yang seperti ini lagi," ujar Subandi, Rabu (2/9).