"Kalau yang sudah terkontaminasi atau terkena, ya itu kita bantu dengan bantuan oksigen. Oksigennya kita juga sudah kirim oksigen konsentrator ke sana," tuturnya.
Budi kembali menekankan bahwa anak-anak yang tetap beraktivitas di tengah kabut asap perlu mendapat perlindungan dari paparan polusi.
"Jadi anaknya juga harus pakai masker. Itu pencegahan yang lebih baik," pungkasnya.
Terkait apakah anak-anak sebaiknya tetap bersekolah atau diliburkan saat kabut asap, Budi menyerahkan keputusan tersebut kepada pihak yang berwenang.
"Kalau sekolah nggak sekolah itu bukan wewenang saya," ujarnya.