Menurut Fiqri capaian penerimaan 2026 tersebut belum termasuk potensi pendapatan dari Pasar Ngawen karena hingga kini pasar tersebut belum ditempati pedagang dan masih dalam proses pembangunan.
Selain mengoptimalkan penerimaan dari retribusi pasar, Dindagkop-UKM juga menyiapkan sejumlah inovasi untuk meningkatkan pendapatan sektor pasar. Salah satunya melalui penerapan parkir elektronik (e-parking) di Pasar Wulung dan Pasar Induk Cepu.
"Pasar Wulung dan Pasar Induk Cepu dalam waktu dekat kami pasang. Untuk Pasar Ngawen belum bisa dipastikan karena belum diserahkan kepada Pemkab Blora," katanya.
Ia menambahkan penerapan parkir elektronik di Pasar Sidomakmur dapat menjadi salah satu model untuk dikembangkan di pasar lainnya dengan mempertimbangkan potensi masing-masing pasar.