Yunita sukses menampilkan Asmara dalam berbagai perannya, baik sebagai adik, anak dari orang tua yang kehilangan, hingga kekasih yang juga ditinggalkan. Kebingungan, kedukaan, dan keteguhan Asmara dalam mencari kepastian nasib sang abang tersampaikan dalam penampilannya.
Namun, pilihan memusatkan cerita pada perjuangan Asmara membuat sejumlah karakter lainnya tidak memperoleh ruang yang cukup. Selain pada Anjani, masalah itu juga dialami Bapak dan Ibu, hingga karakter kawan-kawan dekat Laut.
Meski begitu, pemilihan pemeran memang patut diapresiasi. Reza Rahadian, Kevin Julio sebagai Daniel, Ben Nugroho sebagai Alex, Dewa Dayana sebagai Sunu, serta para pemeran karakter lain dalam lingkaran Winatra terasa selaras dengan bayangan yang mungkin dimiliki pembaca novel.
Keputusan casting director Widhi Susila mendapuk jajaran pemeran besar tersebut menjadi langkah tepat untuk menjembatani ekspektasi pembaca novel rilisan 2017 itu.
Dengan segala drama perjalanan film ini, Yosep Anggi Noen untungnya mampu mengendalikan kemudi menjelang akhir cerita.
Anggi Noen mulai luwes menahkodai kapal mengarungi gelombang tantangan cerita dengan berbagai modal yang ia punya, dan akhirnya mampu berlayar dengan selamat di lautan lepas seiring mendekati waktu cahaya lampu bioskop menyingsing.
Pada momen akhir itu, Laut Bercerita berhasil menampilkan cerita yang menggugah ala Biru Laut yang melegenda dalam novel, meskipun bukan dalam potensi yang sepenuh dan terbaiknya.