NADIKABAR.COM — Revitalisasi sekolah menengah pertama (SMP) yang terdampak bencana di Kabupaten Aceh Selatan terus dipacu agar kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung di ruang kelas yang aman dan layak.
Empat dari lima SMP yang ditangani telah mencatatkan progres fisik di atas 90 persen dan ditargetkan mulai digunakan pada November 2026.
Dua sekolah yang mendekati tahap penyelesaian adalah SMPN 2 Trumon Timur dan SMPN 4 Trumon Timur. Pekerjaan fisik di kedua sekolah tersebut hampir rampung dan kini sebagian besar tinggal menunggu kedatangan meja, kursi, serta fasilitas pendukung pembelajaran.
Di SMPN 2 Trumon Timur, revitalisasi mencakup lima ruang kelas dan pembangunan satu kamar mandi baru. Atap, rangka baja, plafon, jendela, dan lantai keramik turut diperbaiki setelah sebelumnya mengalami kerusakan akibat banjir.
Kepala SMPN 2 Trumon Timur Masri Hermi saat menerima kunjungan Satgas PRR di Aceh Selatan mengatakan fondasi bangunan sekolah juga ditinggikan sekitar 30 sentimeter sebagai langkah mitigasi agar ruang kelas lebih terlindungi apabila banjir kembali terjadi.