NADIKABAR.COM — Aktor Reza Rahadian mengungkapkankesedihannya melihat kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak pada sejumlah wilayah. Ia menilai penanganankarhutla tidak cukup hanya berfokus pada pencarian pihak yang bertanggung jawab, tetapi juga perlu memperkuat upaya mitigasi.
Ia mengaku sulit meyakini bahwa kebakaran yang terjadi sepenuhnya disebabkan oleh faktor alam.
"Well, I'm very sad. That's all that I can say, gitu ya. I'm very upset. Buat saya, sulit untuk mengatakan bahwa ini penuh hanya karena kehendak alam, gitu ya," kata Reza Rahadian Reza di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (20/10/2026).
Ia mengatakan telah membaca sejumlah pemberitaan mengenai proses pencarian pihak yang diduga menjadi dalang di balik peristiwa tersebut. Namun, menurutnya, perhatian juga harus diarahkan pada upaya mitigasi agar dampak kebakaran dapat ditangani dengan lebih baik.
"Tapi kan kita sekarang nggak hanya harus fokus di situ, kita harus fokus pada mitigasinya," ujarnya.
Reza memahami berbagai upaya penanganan telah dilakukan. Meski demikian, ia menilai upaya tersebut masih perlu ditingkatkan, termasuk melalui keterlibatan lebih banyak pihak dalam membantu penanganan dampak karhutla.
Ia pun menyinggung pentingnya penetapan status Bencana Nasional. Menurut Reza, status tersebut bukan berarti menurunkan nilai penanganan yang telah dilakukan, melainkan dapat membuka ruang partisipasi lebih luas bagi berbagai organisasi untuk memberikan bantuan.
"Ini kenapa pentingnya bagi saya ya, status Bencana Nasional itu sebenarnya tidak mendegradasi nilai apa pun, tapi membuka ruang atas partisipasi lebih banyak organisasi di luar mungkin, untuk kemudian bisa berbondong-bondong memberikan bantuan baik logistik, teknologi yang terbarukan, dan lain-lain," jelasnya.
Reza menilai dampak karhutla tidak hanya dirasakan lingkungan di sekitar lokasi kebakaran. Ia turut menyoroti dampak yang meluas hingga wilayah Pekanbaru, Sumatera, bahkan negara tetangga.
"So, dampaknya itu udah ke mana-mana. And of course as a nation, we do have to be responsible, gitu kan. Itu memang tanggung jawab pemerintah juga pastinya," tuturnya.
Di sisi lain, Reza menyebut masyarakat juga dapat berperan membantu warga terdampak melalui berbagai gerakan solidaritas. Ia mengaku bersama timnya turut mengadakan penggalangan bantuan, meski tidak dalam skala besar.
"Saya bersama tim saya membuat hal yang sama juga, walaupun mungkin tidak terlampau masif. Tapi kami, juga banyak saya yakin kelompok masyarakat sipil dan organisasi-organisasi yang membuka kanal-kanal bantuan untuk 'warga bantu warga'. Ya, itu sih pendapat saya," katanya.
Ketika ditanya mengenai rencana mengunjungi langsung lokasi karhutla, Reza mengatakan belum dapat melakukannya karena masih disibukkan dengan pekerjaan.
"I can't at the moment. I'm still in the middle of work," pungkasnya.