"Pak Listyo Sigit Prabowo telah menjalankan tugas dan pengabdian sebagai Kapolri dengan berbagai capaian dan dinamika yang dihadapi Polri. Tentu kita memberikan apresiasi atas pengabdian dan kerja keras beliau selama memimpin institusi Polri," jelas Reza.

Menurut Reza, pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika pemerintahan dan institusi negara. Karena itu, proses tersebut perlu dimaknai sebagai kesempatan untuk meneruskan hal-hal baik sekaligus melakukan penguatan terhadap berbagai aspek yang masih membutuhkan pembenahan.

"Kita berharap estafet kepemimpinan ini membawa energi baru, tanpa harus menafikan capaian dan pengabdian kepemimpinan sebelumnya," ucapnya.

Reza berharap penyegaran dalam pemerintahan, termasuk pergantian Kapolri, dapat berjalan seiring dengan agenda besar Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan pemerintahan yang semakin efektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

"Harapan kita tentu sederhana, setiap penyegaran dan perubahan dalam pemerintahan membawa dampak positif bagi masyarakat. Termasuk dari sisi keamanan, kepastian hukum, pelayanan publik, dan pada akhirnya menciptakan iklim yang semakin baik bagi perekonomian nasional," katanya.

Reza menambahkan, stabilitas keamanan dan kepastian hukum merupakan salah satu fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi. Karena itu, Polri di bawah kepemimpinan baru diharapkan dapat terus menjaga keamanan sekaligus memberikan pelayanan hukum yang profesional, adil, dan dapat dipercaya masyarakat.

"Semoga dengan penyegaran kabinet dan pergantian Kapolri ini, kita melihat perubahan yang semakin baik, pemerintahan yang semakin solid, masyarakat semakin merasa aman, dan perekonomian Indonesia semakin tumbuh serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi rakyat," pungkasnya.