NADIKABAR.COM — Bulutangkis Indonesia kembali mencatat prestasi di tingkat internasional. Kali ini, Indonesia meraih empat medali pada BWF World Junior Championships 2026 yang di Cairo International Stadium, Kairo, Mesir.
Tim Indonesia membawa pulang dua medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu. Capaian tersebut menunjukkan potensi generasi muda bulu tangkis nasional sekaligus pentingnya kesinambungan pembinaan dalam menjaga daya saing Indonesia.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI sebagai mitra strategis Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengapresiasi pencapaian para atlet muda Indonesia serta konsistensi pembinaan yang dilakukan PBSI.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan pencapaian tersebut menjadi kebanggaan bagi Indonesia sekaligus menunjukkan besarnya potensi atlet muda untuk terus berkembang di level internasional.
"Prestasi ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi talenta bulutangkis yang mampu bersaing di level internasional. Kami mengapresiasi perjuangan para atlet, pelatih, serta PBSI yang terus membangun proses pembinaan untuk melahirkan generasi penerus bulu tangkis Indonesia," ujar Okki, dalam keterangan tertulis, Senin (19/10/2026).
Menurut Okki, kemitraan BNI dan PBSI merupakan bagian dari upaya perseroan dalam mendukung perkembangan olahraga nasional, khususnya melalui penguatan proses pembinaan dan regenerasi atlet.
Dukungan tersebut tidak hanya berorientasi pada hasil satu kejuaraan, tetapi juga pada upaya menjaga kesinambungan prestasi Indonesia melalui lahirnya talenta-talenta baru yang mampu bersaing di berbagai level kompetisi.
"BNI berharap pencapaian ini menjadi motivasi bagi para atlet muda untuk terus berkembang dan bagi PBSI untuk semakin memperkuat pembinaan. Regenerasi yang konsisten menjadi fondasi penting agar prestasi bulutangkis Indonesia dapat terus berlanjut," kata Okki.
Melalui kemitraan dengan PBSI, BNI akan terus mengambil bagian dalam mendukung pengembangan bulutangkis nasional dan proses pembinaan atlet sebagai bagian dari upaya menjaga tradisi prestasi Indonesia di tingkat internasional.
Adapun kolaborasi BNI dan PBSI telah berjalan lebih dari lima tahun sebagai bagian dari dukungan terhadap pengembangan bulu tangkis nasional.
Sebagai informasi, dua medali emas Indonesia diraih dari sektor tunggal putra dan ganda campuran. Pada sektor tunggal putra, Indonesia menciptakan All Indonesian Final yang mempertemukan Radithya Bayu Wardhana dan Fardhan Rainanda Joe.
Radithya keluar sebagai juara, sementara Fardhan meraih medali perak.
Sementara itu, gelar juara ganda campuran diraih pasangan Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti setelah mengalahkan wakil China Feng Yi Lang/Li Meng Han.
Indonesia juga menambah satu medali perunggu dari sektor ganda campuran sehingga melengkapi raihan empat medali pada kejuaraan tersebut.