NADIKABAR.COM — Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) menyetujui pinjaman sebesar US$ 650 juta atau sekitar Rp 11,5 triliun (Kurs Rp 17.700) untuk mendukung Indonesia memodernisasi pengelolaan fiskal pemerintah pusat dan daerah.
Pinjaman tersebut merupakan bagian dari subprogram pertama Accelerating Decentralization for Improved Local Governance (ADIL) atau Program Percepatan Desentralisasi demi Meningkatkan Tata Kelola Daerah.
Direktur ADB untuk Indonesia, Bobur Alimov, mengatakan program ini akan mendukung platform digital nasional baru untuk integrasi dan pelaporan data fiskal, serta penilaian pajak properti yang lebih adil guna meningkatkan pendapatan daerah.