NADIKABAR.COM — Badan Pusat Statistik (BPS) mengantongi sejumlah perjanjian kerja sama di sela Sidang ke-15 Organisation of Islamic Cooperation Statistical Commission (OIC-StatCom). Kerja sama bilateral ini dilakukan dengan negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
Sejumlah kerja sama tersebut mencakup pengembangan statistik halal, penghitungan PDB syariah, sinkronisasi data ekspor-impor untuk memperbaiki statistik perdagangan, penyusunan statistik haji dan umrah, serta penyempurnaan metode penghitungan kemiskinan multidimensi.
Penandatanganan kerja sama ini juga dilakukan langsung oleh Wakil Kepala BPS, Sonny Harry Budiutomo Harmadi. Salah satunya dengan GASTAT Arab Saudi, kerja sama yang diarahkan pada bidang yang memiliki keterkaitan erat antara kedua negara, yakni pengembangan statistik haji dan umrah, statistik halal, PDB syariah, dan statistik ekspor-impor.
Dengan Turkish Statistical Institute (TURKSTAT), BPS menandatangani nota kesepahaman untuk memperkuat kerja sama pertukaran pengalaman terkait sensus modern, pemanfaatan dan integrasi data administrasi, serta transformasi digital dalam penyelenggaraan statistik resmi.