NADIKABAR.COM — Indonesia menjalin kerja sama pengembangan koperasi pertanian bersama negara-negara ASEAN. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mewujudkan swasembada pangan di tengah fenomena perubahan iklim dan dampak El Nino yang berpotensi mengganggu ketersediaan pangan di kawasan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Sidang ke-32 ASEAN Centre for the Development of Agricultural Cooperatives (ACEDAC) dan Sidang ke-27 ASEAN Sectoral Working Group on Agricultural Cooperatives (ASWGAC) di Yogyakarta, Senin (12/10/2026).

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mengatakan pertemuan yang dihadiri delegasi negara-negara ASEAN tersebut menjadi wadah memperkuat kolaborasi koperasi pertanian guna menghadapi tantangan bersama, terutama ancaman perubahan iklim yang semakin tidak menentu terhadap sektor pangan.

Menurutnya Indonesia yang menjadi tuan rumah dari kegiatan ini berkomitmen untuk memastikan seluruh upaya penguatan koperasi di sektor pangan dalam rangka mendukung swasembada pangan dapat diwujudkan melalui aksi-aksi nyata di lapangan.

"Perubahan iklim di dunia dan ASEAN semakin tidak menentu, hari ini kita merasakan sangat panas sekali efek dari El Nino dan tentu akan sangat berpengaruh pada ketersediaan pangan kita," kata Farida dalam keterangan tertulis.