"Ini yang terus kita dorong dalam transformasi olahraga nasional. Kita ingin prestasi lahir dari sistem pembinaan yang konsisten, bukan hanya bergantung pada momentum," ungkapnya.
"Ketika atlet yang sudah berprestasi di tingkat dunia kembali mampu meraih emas di Asian Para Games, artinya ada kesinambungan pembinaan yang harus kita jaga dan perkuat. Inilah yang disebut olahraga sebagai investasi untuk prestasi dan kebanggaan bangsa," kata Erick.
Meski target tujuh emas telah terlampaui, Erick menegaskan perjuangan kontingen Indonesia belum berakhir. Masih ada sejumlah pertandingan yang berpeluang menambah koleksi medali Merah Putih.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan memenuhi target bukan alasan untuk berpuas diri. Sebaliknya, pencapaian tersebut harus menjadi motivasi tambahan bagi atlet yang masih bertanding.
"Masih ada atlet-atlet kita yang berjuang dan memiliki peluang untuk menambah emas. Kita terus doakan dan dukung agar mereka bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Setiap kesempatan harus kita perjuangkan sampai akhir," tegas Erick.