Mulai dari melihat dari dekat proses penetasan dan pengambilan telur ayam, praktik langsung memetik cabai di kebun, berinteraksi dan memberi makan anakan domba Dorper dan sapi. Murid-murid SD ini juga diajari cara menanam bibit cabai, serta teknik memberi makan ikan di kolam budidaya bawal, lele, dan nila.
Untuk menambah semangat belajar para murid, pihak lapas mengadakan lomba mewarnai hingga memberikan materi ketahanan pangan secara interaktif. "Melalui kunjungan ini, masyarakat, khususnya generasi muda, diharapkan dapat memahami bahwa lembaga pemasyarakatan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan narapidana, tetapi juga bertransformasi menjadi pusat edukasi kemandirian yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat luas," jelas Ma'ruf.
Dalam kegiatan ini, pihak lapas juga melibatkan peran warga binaan, yang kesehariannya memang mengolah lahan di LASKAR Farm. Ma'ruf menyampaikan terdapat 20 napi yang mengolah lahan seluas tiga hektare ini untuk kegiatan ketahanan pangan.