NADIKABAR.COM — Meski HP dan kartu SIM sudah mendukung 5G, sinyal Telkomsel 5G mungkin tidak muncul karena lokasi belum terjangkau area coverage atau pita frekuensi (band) pada HP tidak cocok dengan jaringan Telkomsel. Selain itu, masalah ini bisa disebabkan oleh profil 5G pada nomor yang belum aktif serta pengaturan jenis jaringan di ponsel yang masih terkunci pada opsi 4G/LTE. Untuk mengatasinya, pastikan nomor sudah siap 5G, cek cakupan wilayah di situs resmi Telkomsel, dan ubah mode jaringan seluler di HP ke pilihan 5G. Perangkat sekarang sudah banyak yang kompatibel untuk jaringan 5G. Tak cuma untuk smartphone high-end atau flagship, kini ponsel low entry juga sudah ada yang mampu terkoneksi dengan jaringan 5G. Telkomsel menjadi pionir dalam yang menyuguhkan 5G di Indonesia. Telkomsel meluncurkan jaringan generasi terbaru ini pada 2021 dan daerah yang masuk dalam peta lokasi 5G pun semakin meluas. Sejalan dengan slogan 'Dekatnya Nyata, Pintarnya Terasa' yang dimiliki Telkomsel, jaringan 5G Telkomsel memudahkan komunikasi real-time. Dengan keunggulan latensi super rendah (ultra-low latency) 5G, interaksi jarak jauh melalui video call kualitas tinggi, virtual event, hingga teknologi Augmented/Virtual Reality dapat terasa seperti interaksi tatap muka oleh pengguna. Dalam skala bisnis dan industri, keberadaan 5G terasa nyata dalam mendukung otomatisasi pabrik (smart factory), operasional tambang cerdas (smart mining), hingga sistem logistik berbasis data real-time. Akan tetapi, ada beberapa yang kebingungan karena tidak dapat menggunakan sinyal Telkomsel 5G, padahal HP-nya sudah 5G. Sebenarnya, apa yang menjadi masalahnya?
Alasan paling memungkinkan adalah pengguna berada di luar area cakupan 5G Telkomsel. Berbeda dengan 4G yang sudah tembus 97% populasi RI, 5G masih terus diperluas. Saat ini, 5G Telkomsel sudah hadir di lebih dari 80 kota di Indonesia. Dikutip dari website Telkomsel dalam FAQ resminya menyebut ada empat persyaratan utama agar pelanggan dapat menikmati 5G, yakni nomor sudah mengaktifkan layanan 5G, smartphone mendukung jaringan 5G, menggunakan SIM bertipe USIM, dan lokasi sudah tercakup jaringan 5G. Oleh karenanya, HP yang sudah mendukung 5G tetap akan menggunakan 4G ketika berada di wilayah yang belum memiliki jaringan 5G. Ketika 5G tidak muncul, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengecek coverage operator, bukan langsung mengganti HP.
Masuk ke urusan teknis, HP kamu sudah mendukung jaringan 5G tapi ternyata band-nya tidak cocok. Penyebab biasanya smartphone 5G tersebut merupakan hasil dari transaksi pembelian dari luar negeri. Dijelaskan oleh Dominicus Susanto, Senior Marketing Manager Qualcomm Technologies, implementasi 5G di Indonesia menggunakan teknologi Non-Standalone (NSA) yang membutuhkan kombinasi band 4G dan 5G tertentu. Dominicus mencontohkan jaringan Telkomsel yang menggunakan N40 pada 2.300 MHz sebagai data plane, dengan B1 atau B3 sebagai control plane. Menurutnya, HP harus mendukung kombinasi band yang sesuai agar benar-benar dapat terhubung ke jaringan 5G tersebut. Dengan kata lain, tulisan '5G' pada kotak atau spesifikasi HP belum cukup. Perangkat juga harus kompatibel dengan pita frekuensi yang digunakan operator.