NADIKABAR.COM β€” Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat sebanyak 5.706 petambak, 506 petambak garam, 360 pengolah dan pemasar ikan, serta 228 nelayan di Sumatera telah kembali menjalankan aktivitas ekonominya pascabencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir 2025.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan pemerintah terus mempercepat pemulihan di sektor perikanan dan kelautan di tiga provinsi tersebut agar mereka bisa kembali menjalankan usaha.

β€œPemulihan ini bukan hanya tentang memperbaiki sarana dan prasarana yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat kelautan dan perikanan dapat kembali berproduksi, bekerja, dan memulihkan perekonomiannya,” ujar Menteri Trenggono dalam rapat koordinasi bersama Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, Jumat, dikutip dari siaran pers.

KKP mencatat bencana di tiga provinsi tersebut berdampak pada 2.742 nelayan, 16.023 pembudi daya ikan, 364 unit pengolah ikan, serta 1.095 petambak garam.