NADIKABAR.COM — Dinas Sosial (Dinsos) Kota Semarang mencatat sebanyak ribuan masyarakat penerima bantuan sosial dicoret. Rekening mereka disebut teregister dengan judi online (judol).
"4.444 penerima manfaat bansos di Kota Semarang dicoret," kata Kepala Dinsos Kota Semarang, Agus Junaidi, saat ditemui NadiKabar di Banyumanik, Jumat (28/8/2026).
Agus menerangkan, rekening ribuan orang itu terindikasi bertaut dengan transaksi judol maupun pinjaman online (pinjol). Data tersebut berasal dari Kementerian Sosial.
"Ini karena kan melalui aplikasi jadi terintegrasi rekeningnya dipakai untuk judi online dan pinjaman online. Jadi itu datanya dari Kemensos," sebutnya.