Belakangan diketahui, jika pertandingan yang berakhir ricuh itu, berlangsung di Stadion Jayaraga, Tarogong Kidul, Garut, Sabtu siang tadi. Laga Banjar vs Tasik itu, merupakan pertandingan terakhir di Grup B babak penyisihan, Piala Soeratin U-15 Zona Priangan Timur 2026.

Tasik Raya membuka skor melalui tendangan penalti pada pertandingan ini. Gol penalti dari Tasik Raya sebenarnya berpotensi untuk disamakan oleh Banjar Patroman FA yang juga mendapatkan hadiah penalti kemudian.

Sayangnya, bola tidak bisa dieksekusi dengan baik, sehingga pertandingan berjalan dengan kedudukan 1-0 untuk Tasik Raya FC, hingga pertandingan hampir berakhir.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana, Firman Fauzi Samsudin, kejadian bermula saat tim Banjar Patroman FA mendapatkan tendangan penalti di akhir laga yang berjalan 2x35 menit tersebut.

Penalti itu didapat, setelah wasit memberikan pelanggaran, setelah pemain Banjar Patroman FA dianggap dilanggar di dalam kotak penalti, oleh kiper Tasik Raya.