Perenang tuan rumah Jepang, Genki Saito, kebagian medali perunggu dengan waktu 57,54 detik, 2,20 detik lebih lambat dari Maulana.

Kemenangan ini menjadi pencapaian penting Indonesia yang mulai berburu emas pada hari pertama setelah pembukaan Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.

Maulana tidak hanya berdiri di podium tertinggi, tetapi juga membuka perolehan medali emas Indonesia dalam ajang multicabang bagi atlet penyandang disabilitas se-Asia itu.