NADIKABAR.COM — Atlet para renang Indonesia Maulana Rifky Yavianda memilih untuk mengontrol ambisi dengan tidak menggebu-gebu untuk menambah emas keduanya pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.

"(Ambisi besar) mungkin itu bisa jadi (membuat kita lebih bersemangat) tapi saya rasa harus berusaha kontrol ambisi saya," kata Rifky setelah pertandingan di Nagoya City General Gymnasium, Nagoya, Jepang, Senin.

Rifky memastikan emas pertama untuk Indonesia setelah memenangkan final nomor 100 meter gaya bebas putra dengan catatan waktu 55,44 detik.

Atlet berusia 24 tahun itu masih berpeluang menambah koleksi emas karena masih bersaing pada nomor 100 meter gaya punggung, 50 meter gaya bebas dan 100 meter gaya kupu-kupu.

100 meter gaya punggung dan 100 meter gaya bebas merupakan nomor andalan Rifky. Ia meraih emas pada kedua nomor tersebut pada Asian Para Games Hangzhou 2022.

Ia mengakui peluang menambah medali emas masih terbuka, namun memilih tetap mengendalikan ambisinya. Rifky menyatakan tak ingin target emas menjadi beban yang mengganggu konsentrasinya.

Ia memastikan pada pertandingan selanjutnya akan bermain lepas seperti saat berhasil merebut emas pertama untuk Indonesia.

"Saya akan berusaha main lepas terus, saya berusaha, pokoknya berusaha yang terbaik," katanya.

Rifky menambahkan bahwa pada Asian Para Games kali ini, persaingan atlet cabang para renang relatif masih sama seperti edisi sebelumnya.

Menurut dia, ada sedikit perubahan seperti atlet-atlet di peringkat atas juga mengikuti nomor-nomor lain seperti di 100 meter gaya bebas sehingga menjadi tekanan tersendiri.

"Memang ada tekanan bagi saya tetapi saya tetap ingin main lepas aja, tidak terbebani," katanya.