Sepinya minat ini terbukti dari pantauan jurnalis di lapangan yang mendapati hanya ada empat penonton di dalam satu studio.
Tren ini cukup ironis mengingat konten AI sejatinya sangat digandrungi di China.
Pada September 2026, tayangan drama pendek buatan AI di platform Douyin sukses meraup lebih dari 200 miliar views. Namun, sutradara AI independen Zhang Jun menegaskan penonton bioskop tidak akan sudi membayar tiket hanya karena itu adalah film buatan AI.
Cibiran tak ayal ramai bermunculan di jejaring sosial Weibo. Seorang warganet menyentil bahwa film ini mungkin bakal melegenda jika diputar gratis di layanan streaming. Akan tetapi, memungut bayaran untuk tingkat kualitas saat ini dinilai belum bisa diterima publik.
Sementara itu, penerapan AI di layar lebar kini bukan lagi sekadar monopoli China. Di Hollywood, kemunculan teknologi ini terus memicu keresahan pekerja film soal ancaman PHK.
Film fiksi ilmiah buatan AI bertajuk Gods Don't Give Gifts sudah mengantre untuk rilis pada 4 Desember di AS. Belum lagi eksistensi Tilly Norwood, aktor virtual yang wawancaranya sempat viral, kini bersiap membintangi film Misaligned.