NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie menilai penguatan riset dan inovasi menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing industri kendaraan listrik (EV) nasional.
“Jika setiap tahun kita melakukan penelitian yang sama, tentu kita tidak akan mampu membangun industri dan ekonomi berbasis kendaraan listrik,” kata Stella Christie di Jakarta, Rabu.
Oleh karena itu, dia menjelaskan bahwa perguruan tinggi perlu mengubah pendekatan penelitian agar tidak sekadar mengulang kajian yang sama setiap tahun, tetapi mampu menghasilkan inovasi yang mendukung hilirisasi ilmu pengetahuan dan teknologi.
Menurut dia, perguruan tinggi memiliki dua peran utama dalam pengembangan industri, yakni merespons kebutuhan pasar dan memimpin pasar melalui hasil penelitian yang menghasilkan teknologi baru.
Stella melanjutkan, peran kedua menjadi penting karena industri tidak cukup hanya mengikuti kebutuhan yang sudah ada.