Realisasi investasi nasional tahun 2025 melampaui target Presiden, tembus Rp1.931 triliun, dengan realisasi hilirisasi tumbuh 43,3 persen.

Tren pertumbuhan hilirisasi itu berlanjut pada semester pertama 2026, pada sisi reformasi birokrasi, ia memimpin penerapan skema "fiktif positif" berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 yang mempercepat proses perizinan usaha secara nyata.

Hal ini senada target pemerintah untuk menciptakan sekitar 2,5 juta lapangan kerja baru, dengan realisasi pada semester I tahun 2026 mencapai sekitar 1,456 juta tenaga kerja baru.

Capaian ini bersifat institusional dan terlacak ke siaran resmi kementerian, memenuhi syarat kapasitas operasional.

Secara lebih eksplisit dibandingkan kebanyakan tokoh lain dalam populasi kajian, yang datanya, sesuai keterbatasan kajian, umumnya hanya berupa volume pemberitaan tanpa indikator kinerja yang setara.

Sementara Angga Raka Prabowo, memegang peran sentral dalam penguatan komunikasi kebijakan pemerintah kepada publik.

Sejak pembentukan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) pada 17 September 2025 hingga digantikan pada 27 April 2026, ia memimpin Bakom dengan tetap menjabat Wamen Komdigi.

Selama menjabat Wamen Komdigi, ia turut berperan dalam agenda perlindungan data pribadi, pemberantasan judi daring, pemanfaatan kecerdasan buatan dalam layanan publik, percepatan regulasi turunan dan kelembagaan, serta percepatan transformasi digital infrastruktur layanan.

Angga adalah representasi tokoh yang keunggulannya bertumpu pada penguatan tata kelola komunikasi publik, sisi yang jarang tersentuh oleh metodologi volume pemberitaan pada kajian ini.

Akan tetapi, dalam konteks saat ini, masih ada pekerjaan rumah untuk mengatasi sentimen publik terhadap pemerintah.

Hal ini bukan pekerjaan mudah karena persoalan ini berlangsung sebagai diskursus di ruang publik dan media sosial. Diperlukan adanya jembatan komunikasi yang setara (deliberatif) dan akan meningkatkan citra pemerintah di mata publik.

Satu wamen yang juga muncul sebagai data yang tidak bisa diabaikan adalah Giring Ganesha, Wakil Menteri Budaya, yang mendampingi Menteri Kebudayaan Fadli Zon dengan latar belakang sebagai musisi.