NADIKABAR.COM — Rivian menarik kembali mobil R2 di Amerika Serikat akibat masalah pada tenaga penggerak yang tiba-tiba hilang yang meningkatkan risiko kecelakaan fatal menurut laporan dari CarsCoops, Kamis.

Badan keselamatan lalu lintas Amerika Serikat National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) menjelaskan bahwa kejadian itu disebabkan akibat baterai tegangan tinggi yang mungkin tidak dikencangkan dengan benar oleh pabrikan.

Penarikan kembali ini berdampak kepada 14 unit R2 yang semuanya diyakini memiliki cacat tersebut. Masalah ini awalnya diketahui pada bulan September, ketika seorang karyawan menemukan pengencang tegangan tinggi yang longgar.