NADIKABAR.COM — Kepolisian di Jerman meluncurkan penyelidikan terhadap dua remaja yang dituduh mengendalikan sebuah robot yang diduga melecehkan seorang gadis berusia 16 tahun.

Polisi di Kota Koeln telah menyita robot berwarna merah dan emas yang diduga meremas bokong gadis tersebut dan melakukan gerakan tidak senonoh sebelum korban berteriak dan menjauh.

Kepolisian Rhine-Westphalia menyatakan bahwa pemilik robot yang berusia 16 tahun beserta rekannya yang berusia 19 tahun, diyakini telah menyiarkan insiden tersebut secara langsung di media sosial sembari memberikan komentar.

Menurut pernyataan kepolisian di Facebook, robot setinggi 120 cm itu mendekati sang gadis dari belakang saat ia sedang bersama teman-temannya, menjelang tengah malam waktu setempat pada hari Sabtu.

Pihak kepolisian mengatakan, gadis itu berada di depan sebuah gerai makanan cepat saji di dekat pusat kota saat insiden terjadi.

Layanan darurat segera dihubungi, dan remaja laki-laki tersebut beserta pria yang kini turut diselidiki bersamanya ditemukan di jarak satu blok tidak lama kemudian. Polisi menyebutkan bahwa robot tersebut ditemukan di bagian belakang sebuah mobil, tempat remaja laki-laki itu menyimpannya.

Seperti dikutip NadiKabar dari BBC, Kamis (15/10/2026) sebuah foto yang dirilis oleh polisi memperlihatkan robot tersebut dipasangi kumis hitam, kalung rantai berwarna emas, dan rompi putih.

Bersama dengan robot tersebut, polisi juga menyita dua buah ponsel milik para tersangka. Pihak berwenang saat ini sedang berupaya memastikan apakah keduanya dengan sengaja mengendalikan gerakan robot tersebut pada saat kejadian.

Dalam unggahan lanjutan di Facebook, pihak kepolisian memperingatkan bahwa beberapa komentar di media sosial terkait kasus ini bisa dianggap melewati batas dan dalam skenario terburuk, merupakan tindak pidana.